Langsung ke konten utama

Aku Terus Menulismu Dibuku Harianku

Hai aku menulis tentangmu lagi. Kali ini aku menulis sambil tersenyum dan tertawa sendiri karena banyak hal menyenangkan yang sedang kubayangkan. Pesonamu atau tampilan dilayar media yang sedang kusentuh entahlah sama saja. Aku tetap kagum padanu seperti biasa. Liburanmu terlihat menyenangkan, andai aku ada disampingmu. Kalau saja musim dingin datang lebih cepat sekarang aku sudah pasti ada didalam genggaman tanganmu. Walau sendu tapi aku bahagia melihat lebar pipimu saat tertawa. Mari saling berbahagia ya.

Akhir-akhir ini aku terus menulis hal-hal yang tak menentu perihal masakan, tempat yang baru ataupun kerinduanku. Semua terasa lebih menyenangkan bagiku, banyak hal yang terus kubagi dengan diriku. Terimakasih selalu membuatku menjadi apa yang aku inginkan. Aku ingin menyelami hal yang belum pernah tersentuh oleh tanganku sebelumnya. Dukunglah aku seperti senyummu yang membuatku terpukau saat kelelahan. Aku merindukanmu.

Menulis membuatku merasa jauh lebih baik terutama tentangmu. Manusia paling membahagiakan adalah kita yang ada untuk satu sama lain. Aku tak banyak berpikir ataupun khawatir tentang hari setelah ini, aku percaya kamu akan selalu disana untukku. Mari saling bersama dengan bahagia ya.

Musim dingin akan segera tiba dan aku akan terus menulis tentangmu.


Dengan cinta,
Caroot




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kampung Surga dan IELTS Tercinta, Caroot Move On

My sophisticated course Disudut sebuah cafe kecil dikampung inggris dimana memori tentang kita perlahan berkumpul bersama dengan alunan lagu. Aku ingin bercerita tentang rasa, pelajaran dan mimpi yang terjalin erat bersamaan dengan kata cinta juga perpisahan. Aku menuliskan semua yang ingin kutuang kedalam sebuah prasa yang mungkin orang menganggapnya biasa, seandainya kalian tahu aku terhanyut didalamnya bersama waktu. Mari kita mulai dengan pertemuan pada tahun lalu diakhir April 2015. Ini cerita tentang pertemuan didalam edukasi non formal. Aku adalah fresh graduate yang tengah dalam masa transisi menjadi pengangguran baru. Aku berusaha mencari pekerjaan namun tidak ada yang sesuai dengan keinginan , kemudian aku berhenti. Kecintaan yang akhirnya mendukungku untuk berpindah mencari ilmu yang sudah lama ingin kukuasai, English. Aku punya mimpi kecil melanjutkan pendidikanku keluar negeri dan aku butuh kemampuan bahasa inggris yang mumpuni. Dan disinilah mimpi itu mul...

Surat Cinta Untuk Papa Zalnif dan Mama Usmiarti

5 September 2016  Kepada YTH,                                                                                                               Bapak Zalnif dan Ibu Usmiarti Di tempat Dengan Hormat, Melalui surat ini saya anak tengah kalian ingin menyampaikan banyak terimakasih kepada bapak dan ibu karena telah menjadi orang tua saya. Apabila diluar sana kebanyakan orang-orang seusiaku berkata hadiah yang paling indah adalah pe...

A Message For You

There was a time when i sat alone I thought about you and me; us. I loved to be around your arm and companion. I enjoyed the time we spent together, days, weeks and months. You were my best friend and my diary’s partner. I never thought I would lose you, no difference with others. Unfortunately, I lost (again). I was hurting, i spent countless nights to think “what did i do wrong? did i hurt you a lot? did i deserve this?” I waited for you till I understood that you didn’t want me anymore. I thought you would never come back. I was blaming myself, so I keep my distance to people around me. Just in case, I would probably hurt someone again and lose them. I can’t afford to be with anyone if what i see is “lose”.  Then after long story with silent. You’ve found me, the girl in frame. She was thrilled because she thought that she’s invisible all this time. She’s overwhelmed but she keeps thinking a lot.  She loved you so deeply with her heart as her bestie, partner and everything....