Langsung ke konten utama

Menuliskan Sebuah Paragraf

Aku sudah menulis panjang tentang salinan beberapa paragraf malam ini tetapi aku merasa tidak percaya diri untuk merevisinya kembali. Aku mengulang mengetik pelan dengan membayangkan tawa dan angkuhnya senyummu.

Bagaimana malammu akan kupastikan kamu baik-baik saja, Tuhan pasti menjagamu. Kenangan itu masih sama setumpuk diantara rindu bercampur menjadi penyejuk bila aku mengingatmu. Kelopak mata ini mungkin bosan memperhatikan maya yang tidak kunjung jadi nyata. Saat ini aku tersenyum aku melihat wajahmu dilayar laptopku, walau bayang, walau hanya membayangkan.

Aku tahu ada banyak pengagum yang berdiri dibalik bayang-bayanganmu, sedangkan aku hanya pemilik hati berpura-pura tak terlihat olehmu. Aku pintar menyembunyikannya tetapi aku takut mengutarakannya. Aku menikmatinya hari ini.

Seakan aku tidak lagi menemui secara nyata semangat hidup untuk menggapai yang jauh disana akan terus ada. Maafkan karena ini tidak lagi romansa cinta tetapi pelukan mesra melalui tulisanku untukmu. Pembaca yang sedang mencoba mengerti apa yang sedang kutuliskan hanya akan membaca. Sepenuhnya sebuah pelukan tidak melulu tentang hangatnya rangkulan lengan tetapi doa beriring diantara keseharian.

Aku melihat senyummu dari kejauhan. Aku melihat kebahagiaanmu dari kejauhan. Kelak, aku akan bersanding dan tertawa bahagia didepan keluarga besar. Walau menggelitik tetapi aku menikmati menulis tulisan ini. 

Untuk bayang.
Untukmu.
Untuku.
Rindu.


                                                  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kampung Surga dan IELTS Tercinta, Caroot Move On

My sophisticated course Disudut sebuah cafe kecil dikampung inggris dimana memori tentang kita perlahan berkumpul bersama dengan alunan lagu. Aku ingin bercerita tentang rasa, pelajaran dan mimpi yang terjalin erat bersamaan dengan kata cinta juga perpisahan. Aku menuliskan semua yang ingin kutuang kedalam sebuah prasa yang mungkin orang menganggapnya biasa, seandainya kalian tahu aku terhanyut didalamnya bersama waktu. Mari kita mulai dengan pertemuan pada tahun lalu diakhir April 2015. Ini cerita tentang pertemuan didalam edukasi non formal. Aku adalah fresh graduate yang tengah dalam masa transisi menjadi pengangguran baru. Aku berusaha mencari pekerjaan namun tidak ada yang sesuai dengan keinginan , kemudian aku berhenti. Kecintaan yang akhirnya mendukungku untuk berpindah mencari ilmu yang sudah lama ingin kukuasai, English. Aku punya mimpi kecil melanjutkan pendidikanku keluar negeri dan aku butuh kemampuan bahasa inggris yang mumpuni. Dan disinilah mimpi itu mul...

Surat Cinta Untuk Papa Zalnif dan Mama Usmiarti

5 September 2016  Kepada YTH,                                                                                                               Bapak Zalnif dan Ibu Usmiarti Di tempat Dengan Hormat, Melalui surat ini saya anak tengah kalian ingin menyampaikan banyak terimakasih kepada bapak dan ibu karena telah menjadi orang tua saya. Apabila diluar sana kebanyakan orang-orang seusiaku berkata hadiah yang paling indah adalah pe...

A Message For You

There was a time when i sat alone I thought about you and me; us. I loved to be around your arm and companion. I enjoyed the time we spent together, days, weeks and months. You were my best friend and my diary’s partner. I never thought I would lose you, no difference with others. Unfortunately, I lost (again). I was hurting, i spent countless nights to think “what did i do wrong? did i hurt you a lot? did i deserve this?” I waited for you till I understood that you didn’t want me anymore. I thought you would never come back. I was blaming myself, so I keep my distance to people around me. Just in case, I would probably hurt someone again and lose them. I can’t afford to be with anyone if what i see is “lose”.  Then after long story with silent. You’ve found me, the girl in frame. She was thrilled because she thought that she’s invisible all this time. She’s overwhelmed but she keeps thinking a lot.  She loved you so deeply with her heart as her bestie, partner and everything....