Langsung ke konten utama

Karena Tak Apa Bila Bahagia

Hai kamu, tak apa kalau ada seorang baru diharimu
Tak apa membagikan kebahagian barumu lewat sosial media
Tak apa jika menurutmu masih belum lama kita tak lagi bersama
Tapi bagiku tak apa karena dari melihatmu bahagia sudah cukup dengan apa yang tak bisa kuberi
Tak apa jika senyum dan tawamu lebih cerah daripada saat denganku
Tak apa kalau genggaman tangannya saat ini mengahangatkan rasa sendirimu
Tak apa karena setelah tak ada aku bisa membuatmu menjadi lebih manusia 
Tak apa kadang saat sudah tak adalah yang memberimu waktu untuk menilai bahagiamu sendiri
Aku bahagia melihat kamu bahagia 
Aku tak munafik, aku tak dengki, aku tak iri
Aku bersungguh tak apa
Bahagialah, kadang karena kitalah kamu lupa untuk bahagiakan maumu. Bukan tentangku
Aku tak apa 
Dan maaf jika aku tak mampu membuatmu tak merasakan apa-apa 
Tentang rasa sakit, pengorbanan, waktu dan tenaga yang tak bisa kukembalikan
Aku hanya bisa berharap kau tak apa
Karena saat ini dan hingga seterusnya aku tak akan lagi memanggilmu , kita. 

Caroot

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kampung Surga dan IELTS Tercinta, Caroot Move On

My sophisticated course Disudut sebuah cafe kecil dikampung inggris dimana memori tentang kita perlahan berkumpul bersama dengan alunan lagu. Aku ingin bercerita tentang rasa, pelajaran dan mimpi yang terjalin erat bersamaan dengan kata cinta juga perpisahan. Aku menuliskan semua yang ingin kutuang kedalam sebuah prasa yang mungkin orang menganggapnya biasa, seandainya kalian tahu aku terhanyut didalamnya bersama waktu. Mari kita mulai dengan pertemuan pada tahun lalu diakhir April 2015. Ini cerita tentang pertemuan didalam edukasi non formal. Aku adalah fresh graduate yang tengah dalam masa transisi menjadi pengangguran baru. Aku berusaha mencari pekerjaan namun tidak ada yang sesuai dengan keinginan , kemudian aku berhenti. Kecintaan yang akhirnya mendukungku untuk berpindah mencari ilmu yang sudah lama ingin kukuasai, English. Aku punya mimpi kecil melanjutkan pendidikanku keluar negeri dan aku butuh kemampuan bahasa inggris yang mumpuni. Dan disinilah mimpi itu mul...

Surat Cinta Untuk Papa Zalnif dan Mama Usmiarti

5 September 2016  Kepada YTH,                                                                                                               Bapak Zalnif dan Ibu Usmiarti Di tempat Dengan Hormat, Melalui surat ini saya anak tengah kalian ingin menyampaikan banyak terimakasih kepada bapak dan ibu karena telah menjadi orang tua saya. Apabila diluar sana kebanyakan orang-orang seusiaku berkata hadiah yang paling indah adalah pe...

A Message For You

There was a time when i sat alone I thought about you and me; us. I loved to be around your arm and companion. I enjoyed the time we spent together, days, weeks and months. You were my best friend and my diary’s partner. I never thought I would lose you, no difference with others. Unfortunately, I lost (again). I was hurting, i spent countless nights to think “what did i do wrong? did i hurt you a lot? did i deserve this?” I waited for you till I understood that you didn’t want me anymore. I thought you would never come back. I was blaming myself, so I keep my distance to people around me. Just in case, I would probably hurt someone again and lose them. I can’t afford to be with anyone if what i see is “lose”.  Then after long story with silent. You’ve found me, the girl in frame. She was thrilled because she thought that she’s invisible all this time. She’s overwhelmed but she keeps thinking a lot.  She loved you so deeply with her heart as her bestie, partner and everything....